Gurita Punya Tiga Otak dan Ingatan Visual

KBRN, Tanjungpinang: Gurita dikenal sebagai invertebrata laut cerdas dengan kemampuan memecahkan masalah kompleks menggunakan sistem saraf terdistribusi unik. Sebagian besar neuron gurita berada pada delapan lengannya, memungkinkan respons cepat terhadap rangsangan lingkungan tanpa perintah otak pusat.

Peneliti menemukan gurita memiliki tiga pusat kendali saraf utama yang bekerja bersamaan mengatur gerak, persepsi, serta pembelajaran adaptif. Struktur ini memungkinkan setiap lengan mengeksplorasi lingkungan secara mandiri sambil tetap terkoordinasi melalui jaringan saraf terintegrasi internal.

Studi Universitas Oxford, menunjukkan gurita mampu mengingat pola visual, bentuk objek, serta lokasi makanan dalam eksperimen laboratorium terkontrol. Kemampuan memori visual ini membantu gurita mengenali mangsa, menghindari predator, serta menyesuaikan strategi berburu pada situasi berubah.

Riset jurnal Current Biology, menjelaskan gurita dapat belajar membuka wadah rumit, meniru perilaku, bahkan menyelesaikan teka-teki mekanis. Fleksibilitas kognitif tersebut menunjukkan kecerdasan konvergen berkembang terpisah dari vertebrata, menantang asumsi evolusi kecerdasan berbasis tulang belakang.

Setiap lengan memiliki jaringan neuron padat sehingga mampu merasakan tekstur, rasa, serta tekanan secara simultan presisi tinggi. Sensor kimia dan mekanik ini memungkinkan gurita memetakan lingkungan gelap, berbatu, atau berpasir dengan efisiensi luar biasa.

Ilmuwan Kelautan Universitas Chicago, menemukan kemampuan regenerasi lengan tidak menghapus memori gerak yang tersimpan sebelumnya. Temuan ini mengindikasikan penyimpanan memori terdistribusi pada sistem saraf perifer, bukan hanya terpusat pada otak utama.

Keunikan gurita menginspirasi pengembangan robot lunak fleksibel yang meniru struktur lengan adaptif untuk eksplorasi ekstrem. Pendekatan biomimetik ini membuka peluang inovasi teknologi medis, penyelamatan laut, serta desain mesin cerdas masa depan.


Rekomendasi Berita