Pengamat Soroti Bahaya Scam Online Dukcapil

RRI.CO.ID, Tanjungpinang: Maraknya fenomena penipuan online (scam) mengatasnamakan Dukcapil menjadi kewaspadaan bersama. Hal ini yang menjadi dasar untuk perlunya literasi digital di era saat ini.

Pengamat Sosial Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Bagus Prastiyo mengatakan, bahwa fenomena ini termasuk kejahatan luar biasa. Dimana kejahatan yang dilakukan oleh beberapa individu dapat menimbulkan gejala sosial berupa ketidakpercayaan terhadap instansi pemerintahan.

”Efeknya sangat buruk bagi lembaga negara dengan data kependudukan tersebar,” ujar Endri Bagus Prastiyo, Selasa, 13 Januari 2026.

Endri menjelaskan, peristiwa ini menjadi sebuah konsekuensi logis yang terjadi dengan kemajuan teknologi digital. Sehingga banyak orang yang mudah terpengaruh dengan mendownload aplikasi tertentu, membuat pelaku bisa menjadi lebih eksplosif terhadap korbannya.

”Pelaku dapat memanfaatkan celah untuk bisa meraih keuntungan dari kelalaian korbannya yang minim literasi,” ucapnya.

Endri menyebutkan, bahwa perlunya keterlibatan pemerintah seperti Diskominfo untuk memberikan iklan layanan masyarakat tentang bahayanya scam online. Hal ini untuk mewaspadai, agar masyarakat bisa menjaga keamanan digital miliknya.

”Pihak pemerintah harus terlibat berkaitan itu dengan dinas terkait seperti Diskominfo,” tuturnya.

Dengan adanya sosialisi dari pemerintah, masyarakat dapat mengetahui dan sadar bahwa keamanan digital sangat penting. Selain itu masyarakat juga harus paham digital dan memperbanyak literasi agar tidak mudah dimanipulasi oleh pelaku scam online.

“Harus banyak baca, banyak melihat, menonton berita agar tahu dan tidak bisa dimanipulasi oleh orang,” katanya, mengakhiri.


Rekomendasi Berita