Makna Dibalik Cover Buku “Broken Strings” Karya Aurelie
- by Dewa Ayu Satria Asri Kirana
- Editor Santi Mulyawati
- 15 Jan 2026
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja : (RRI/Dini) Buku “Broken Strings” adalah novel yang menceritakan pengalaman nyata yang dialami Aurelie Moeremans mengenai masa remajanya yang traumatis. Hubungan relasi yang toxic dan manipluatif yang berdampak mendalam pada hidupnya.
Aurelie menuturkan bahwa alasan menuliskan kisah 16 tahun yang lalu itu berawal saran dari terapis untuk merilis perasaan dan kisahnya. Kemudian ia mempublish novel atas saran dari suaminya, Tyler, pengalaman Aurelie bisa menjadi pembelajaran untuk perempuan di luar sana.
Cover
e-book “Broken Strings” yang tertera pada link Instagram Aurelie, ia buat sendiri. Ternyata memiliki makna dan alasan dibalik desain tersebut.Tangan yang terdapat tattoo nama Aurelie di pergelangan itu menggambarkan tangan si pelaku. Pelaku kerap mengancam untuk memotong urat nadinya sendiri tepat di tattoo nama, jika Aurelie tidak menuruti kemauannya.
Puppet controller yang dipegang menggambarkan Aurelie yang dikontrol seperti boneka atau puppet. Bentuknya yang seperti salib (yang sebenarnya tidak benar-benar salib) juga menggambarkan pelaku yang sering membawa agama untuk mengontrol Aurelie.
Aurelie merupakan pribadi yang religious dan takut akan Tuhan, itu yang menjadi landasan pelaku untuk menakut-nakuti Aurelie. Jendela gereja di sudut juga bukan tanpa alasan dan memiliki arti mendalam.

Buku “Broken Strings” akan terbit dalam bentuk fisik, dengan desain cover yang berbeda dari sebelumnya namun tak mengurangi maknanya. Desain terbaru ini merupakan buah karya dari @balqisnab.
Harapannya terbitnya buku ini bisa menjadi titik cerah untuk masa depan perempuan muda di luar sana. Agar tidak semakin banyak yang terjebak dalam toxic relationship (RRI/Dini).