Wali Kota Sibolga Tinjau Longsor di Aek Parombunan

KBRN, Sibolga: Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, meninjau langsung lokasi tanah longsor di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Selasa (6/01/2026).



Di wilayah tersebut terdapat tiga titik longsor, salah satunya di kawasan Aek Parombunan yang mengakibatkan sejumlah rumah warga hancur dan tidak dapat dihuni.

Wali Kota Sibolga menjelaskan bahwa, peninjauan lapangan ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Nasional bersama Menteri Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), serta para gubernur dan kepala daerah dari wilayah terdampak banjir dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.

Beliau menegaskan bahwa, arahan Menteri Dalam Negeri meminta pemerintah daerah untuk memastikan pendataan titik longsor, banjir, serta rumah warga yang rusak dilakukan secara akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Karena itu, kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya,” ucap Wali Kota.

Lebih lanjut dijelaskan, longsor di Kelurahan Aek Parombunan berasal dari runtuhnya area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kemudian menghantam permukiman warga. Selain merusak bangunan rumah, material longsor berupa sampah hingga kini masih menumpuk di lokasi kejadian.

“Pada titik ini terdapat lima rumah warga yang mengalami kerusakan total dan tidak dapat digunakan kembali,” jelas Wali Kota.

Wali Kota Sibolga juga memastikan bahwa 5 (lima) kepala keluarga terdampak telah masuk dalam data resmi dan akan memperoleh hunian tetap yang disiapkan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bekerja sama dengan Yayasan Buddha Suci.

Pemerintah Kota Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penanganan pascabencana secara bertahap, terkoordinasi, dan menyeluruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita