RRI.CO.ID, Sibolga: Pada era digital ini, masyarakat dengan mudah mendapatkan informasi dari berbagai medium mulai dari media sosial maupun kanal berita. Hal ini membuat gaya hidup masyarakat bertransformasi menjadi lebih kreatif.
Anneth Sinaga seorang kreator pada program acara Spada, Pro 2 RRI Sibolga, Kamis (15/1/2026) mengungkapkan kerajinan DIY (Do It Yourself) bermula pada tahun 2020 saat muncul kejenuhan pada dirinya sendiri dan masih konsisten dilakukan hingga saat ini tahun 2026.
Ia merasa membutuhkan suatu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang pada kegiatan sehari-hari baik itu saat jenuh ataupun saat sibuk.
"Saya mulai tahun 2020 dan masih dilakukan sampai sekarang itu pun karena saya merasakan bagaimana secara pribadi, saya butuh kegiatan sederhana dan mudah untuk dilakukan. Saya melihat ada hobi sederhana yang bisa dicontoh dengan video tutorial pendek, lalu dengan konsisten saya mempelajari hal relevan tentang kerajinan ini" Sebut, Anneth.
Anneth juga mengatakan, di tengah kejenuhan dan kesibukan banyak tantangan terutama pada psikologis seseorang. Hal itu terjadi karena saat rasa jenuh muncul, seseorang tidak tahu apa yang harus dikerjakan sedangkan saat seseorang penuh dengan kesibukan, ada saat dimana lelah dan stress di tengah
hectic keseharian."Setelah saya menonton berbagai edukasi di media sosial tentang kerajinan saat ini yang disebut DIY. Saya jadi merasa termotivasi untuk membuat hasil yang lebih bagus dari sebelumnya, berulang kali sampai puas dengan hasilnya" Ujarnya.
Setiap orang kata Anneth, butuh kegiatan sampingan terutama di era modern saat ini untuk meningkatkan kesehatan pikiran seseorang meski itu termasuk dalam kategori sederhana atau minimalis. Dengan adanya kegemaran pribadi, seseorang tidak hanya menyenangkan diri sendiri tetapi juga secara tidak sadar meningkatkan kreativitas nya setiap hari.