Anda Sedang Galau? Coba Konsumsi Teh Rosemary

  • by Sutono
  • Editor Setyawan Jayadi
  • 18 Jan 2026
  • Semarang

RRI.CO.ID, Semarang: - Rosemary (Rosmarinus officinalis) merupakan tanaman herbal yang berasal dari daratan Mediterania. Namun, tanaman herbal ini kini telah banyak dibudidayakan di Indonesia. Sebagai obat herbal, daun rosemary tersedia dalam teh herbal kering ataupun minyak esensial.

Kandungan vitamin C, A, dan B-6 juga terdapat dalam tanaman ini. Pada minyak rosemary, terdapat asam lemak linoleat, asam lemak oleat, dan tokoferol.

Memperbaiki suasana hati

Menurut dr. Kevin Adrian, beberapa studi menyatakan bahwa rosemary dapat memberikan efek relaksasi, memperbaiki suasana hati, meningkatkan kualitas tidur, serta meredakan stres dan rasa cemas. Manfaat rosemary ini bisa diperoleh dari penggunaan rosemary sebagai teh herbal atau aromaterapi.Meminum teh rosemary mungkin bisa mengurangi stres dan cemas.

Menurut studi terbitan Iranian Journal of Basic Medical Science (2020) menemukan bahwa teh rosemary mengandung rosmarinic acid, luteolin, dan carnosic acid. Ketiganya berpotensi memengaruhi fungsi saraf atau memberikan efek tertentu sehingga mungkin bisa mengurangi kecemasan.

Tak hanya itu, kegunaan rosemary sebagai aromaterapi pun diduga bisa memiliki efek yang sama. Pasalnya, wangi minyak rosemary yang dihirup diduga menurunkan kadar hormon kortikosteron yang memicu stres, serta meningkatkan kadar dopamin atau hormon pemicu suasana hati membaik.

Tidak heran bila rosemary banyak dipilih sebagai minyak esensial untuk atasi cemas.

Meringankan nyeri

Minyak esensial rosemary diketahui mengandung zat antiradang yang dapat meredakan nyeri. Zat antiradang ini diketahui mampu meringankan nyeri akibat nyeri otot, nyeri sendi, dan nyeri saat menstruasi.

Efek Samping Rosemary

Meski manfaat rosemary cukup banyak, ternyata tanaman ini juga memiliki efek samping. Suplemen atau teh herbal rosemary sebaiknya tidak dikonsumsi apabila memiliki alergi terhadap obat aspirin.

Hal ini karena rosemary mengandung zat kimia salisilat yang memiliki struktur kimia dan efek menyerupai aspirin. Jika Anda memiliki alergi rosemary, penggunaan rosemary dapat menimbulkan berbagai gejala alergi, seperti:

Gatal-gatal pada kulit

Hidung meler

Gangguan pencernaan

Mata merah

Pembengkakan pada bibir, lidah, atau wajah

Batuk dan sesak napas

Selain itu, rosemary juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang yang memiliki gangguan pembekuan darah dan riwayat kejang.

Jika dikonsumsi sebagai bumbu masakan, rosemary umumnya cukup aman digunakan dan jarang menimbulkan efek samping. Namun, ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter jika Anda ingin mendapatkan manfaat rosemary dengan aman.


Rekomendasi Berita