Perkuat Budaya Jawa, Pelajar Batang Tampilkan Javanese Festival


KBRN, Batang : Ratusan Pelajar SMA Negeri 2 Batang menunjukkan bakat seninya dalam even tahunan Smanda Javanese Festival di halaman, SMA Negeri 2 Batang, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat sekaligus penilaian kolaboratif mata pelajaran Bahasa Jawa, Seni Tari, serta Prakarya dan Kewirausahaan.

Kepala SMA Negeri 2 Batang, Yulianto Nurul Furqon, menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk membentengi karakter siswa di tengah budaya asing dan pesatnya teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

"Kita harus memberikan pemahaman kepada anak, budaya ini harus dilestarikan, karena lambat laun mulai ditinggalkan generasi z. Ibarat kata kacang tidak boleh lupa dengan kulitnya," tegasnya.

Sejumlah pementasan mulai dari tari, drama dengan tema yang dibawakan tiap kelas, untuk menampilkan ragam budaya Jawa.

"Ada tari, Sendratasik, monolog, hingga ikon budaya yang mencerminkan kearifan lokal, agar tetap lestari dan tidak tergerus oleh kehadiran teknologi kecerdasan buatan," ucapnya.

Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi pagelaran seni ini karena menumbuhkan karakter anak yang cinta budaya lokal, serta peduli sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Suyono juga menyisipkan pesan, agar anak memiliki kewaspadaan dengan kehadiran teknologi kecerdasan buatan. "Sebetulnya tidak perlu takut, hanya waspada dan lewat pergelaran seni ini melatih kepekaan sosial anak, sehingga bisa menilai karakter dalam bermasyarakat," imbaunya.

Kostum tematik yang dikenakan para peserta menjadi salah satu daya Tarik utama. Nadi Pertiwi, siswi kelas X, tampil mencolok dengan kostum bertema Kliwonan yang dibuat dari bahan daur ulang dirangkai menjadi ornamen miniatur candi serta makanan tradisional.

"Kostum ini dibuat sangat detail selama dua pekan. Ada miniatur klepon dan getuk sebagai representasi kearifan lokal Batang. Saya sangat bangga bisa memberikan persembahan spesial ini," ujarnya


Rekomendasi Berita