KBRN, Mahakam Ulu: Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Kesehatan P2KB menyelenggarakan Jambore Kader dan Workshop Keterampilan Dasar Kader Posyandu, yang diikuti kader Posyandu dari lima kecamatan se-Kabupaten Mahakam Ulu.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang, Selasa (16/12/2025), sebagai upaya memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), yang menegaskan peran strategis Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar terpadu di tingkat desa dan kelurahan.
Jambore dan workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta kompetensi kader Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas dan sesuai standar. Para peserta dibekali berbagai keterampilan teknis, mulai dari pelayanan Posyandu, pengukuran antropometri, pencatatan dan pelaporan, hingga deteksi dini permasalahan kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, kader juga diperkuat kemampuan edukasi dan komunikasi kesehatan, termasuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah, seperti pencegahan stunting, imunisasi, kesehatan ibu dan anak (KIA), serta promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Posyandu Kabupaten Mahakam Ulu Periode 2025–2030, Mega Petra Marten, menyampaikan kegiatan ini menjadi wadah penting dalam meningkatkan kapasitas dan pembelajaran kader Posyandu. Ia berharap para kader dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menyerap materi dari para narasumber, serta mengimplementasikannya di wilayah tugas masing-masing.
Ia juga menekankan, jambore ini menjadi sarana berbagi pengalaman antarkader dari berbagai kecamatan, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Mahakam Ulu, dr. Petronela Tugan, dalam laporannya menjelaskan Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu, bayi, dan balita, yang sangat bergantung pada kualitas serta kapasitas kader di lapangan.
Lebih lanjut disampaikan, seiring penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), kader Posyandu dituntut memiliki keterampilan dasar yang memadai dan berkelanjutan. Melalui jambore dan workshop ini, diharapkan kapasitas kader Posyandu meningkat secara terarah sehingga Posyandu dapat berfungsi optimal sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Peserta kegiatan berasal dari lima kecamatan, yakni Long Apari, Long Pahangai, Long Bagun, Laham, dan Long Hubung, masing-masing diwakili dua orang kader yang didanai melalui APBD Perubahan. Selain itu, sebanyak 50 peserta dari Kecamatan Long Bagun turut mengikuti kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun 2025.
Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, yakni Edy Gunawan dan P. Rupian Nur Amin, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Rangkaian acara diawali dengan tarian selamat datang yang dibawakan oleh Kelbit Art Mahulu Creative, binaan Mega Angelina Floriana, sebagai bentuk apresiasi dan penyambutan kepada seluruh peserta. (BBL/Jo/AI)