Evaluasi Olahraga Pelajar Aceh Dan Prestasi POPNAS 2025
- by Jeffri Agusrianto
- Editor Mahfud Taheer
- 14 Nov 2025
- Sabang
KBRN, Sabang : Belum lama ini Aceh mengikuti Momen penting dalam dunia olahraga nasional pelajar (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) POPNAS tahun 2025 di ajang 2 tahunan ini menjadi wadah bagi para pelajar terbaik dari seluruh provinsi untuk menunjukan semangat sportivitas dan prestasi dibidang olahraga. Bagi Aceh POPNAS bukanlah sekedar kompetisi, tetapi suatu cerminan dari hasil pembinaan olahraga ditingkat pelajar yang telah dilakukan persiapan untuk mengikuti suatu event bergengsi Tingkat pelajar. Seperti yang diberitakan oleh media Dimana Aceh berhasil menyumbang 1 mendali Emas, 5 Perak dan 8 Perunggu, suatu capaian yang patut diapresiasi namun juga hal ini juga tentu menjadi bahan evaluasi dalam capain para atlet ditingkat pelajar.
Hal itu terungkap Dalam program dialog Banda Aceh Pagi ini, Jum’at (14/11/2025) dipandu oleh presenter Pro 1 RRI Banda Aceh, Lismawarni Arahman, Bersama narasumber Harry Parulian Siregar, S.Pd, M.Pd, Selaku Penelaah Tehnik Kebijakan Bidang Pembudayaan Olahraga DISPORA Aceh.
Menurut nya pada event POPNAS 2025 ini Aceh dimana Sumut Menjadi tuan rumah, namun terkendala kebijakan pemerintah pusat, sehingga POPNAS di adakan di Jakarta pada tanggal 1 – 10 November 2025. Ia menambahkan Dispora Aceh dalam persiapan keikutsertaan pada POPNAS ke XVII tahun 2025 sudah melakukan persiapan yang cukup lumayan memakan waktu
"dimana pada awal proses rekrutmen, asistmen dan pemusatan latihan hingga mengikuti pelaksanaan POPNAS yang baru saja di adakan" ujarnya.
Secara prestasi dengan 1 emas, 5 perak, 8 Perunggu jika mengacu pada tahun 2013 dimana Aceh saat itu di puncak prestasi sementara Aceh pada saat itu pernah meraih 7 Emas, 2 Perak dan 4 Perunggu serta menduduki peringkat ke 13 dan di tahun 2015 Aceh mengalami penurunan saat kegiatan kompetisi dilakukan di semarang dengan memperoleh 2 Emas, 2 Perak dan 3 Perunggu. Sehingga di tahun 2017 Aceh Kembali mengalami penurunan dimana saat itu dilaksanakan di Jawa barat, hanya meraih 2 Perak dan 5 Perunggu.
Sementara di tahun 2019 adalah titik terendah bagi prestasi pelajar aceh yang mana pada saat itu diadakan dijakarta dengan meraih 1 Perunggu saja. Namun di tahun 2023 aceh Kembali bangkit saat pelaksaan POPNAS di Palembang dengan meraih 1 medali Emas, 3 Perak dan 8 Perunggu.
Dalam hal ini Hary menyebutkan dalam proses pembinaan atlet ini tidaklah instan dan butuh proses dan jika dilihat Kembali dari sekarang ini, ada trend kenaikan dimulai tahun 2019, 2013 hingga 2025
"ada peningkatan. Dan kedepan dengan pola pembinaan yang akan dilakukan nanti Insya’allah aka n ada peningkatan sehingga prestasi olahraga pelajar aceh itu bisa Up Kembali dan berbicara ditingkat nasional, “katanya mengakiri.