Mengenal Tanaman Manggis

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pohon manggis (Garcinia mangostana) merupakan tanaman tahunan yang dikenal mempunyai umur panjang hingga puluhan tahun. Buah manggis adalah buah tropis khas wilayah Kepulauan Sunda dan Maluku yang telah dimanfaatkan selama ratusan tahun, terutama sebagai bahan obat tradisional di berbagai belahan dunia.

Dikutip dari laman lindungihutan.com tanaman Manggis dapat tumbuh di dataran rendah dan berkembang optimal pada ketinggian 500–600 meter di atas permukaan laut. Pohon ini selalu hijau dengan tinggi mencapai 6 hingga 20 meter.

Secara historis, pohon manggis pertama kali diperkenalkan ke dunia Barat oleh penjelajah Inggris, Kapten Cook, pada tahun 1770 dari wilayah Jakarta. Tanaman ini kemudian dikenal luas di Inggris sejak 1789 dan menyebar ke berbagai wilayah lain seperti Kepulauan Pasifik, Antilles, Sri Lanka, India, Australia, hingga Madagaskar pada abad ke-19. Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama di dunia, seperti Manggistan di Belanda, Mangastane di Jerman, dan Mangustan di India.

Secara morfologi, pohon manggis memiliki organ vegetatif berupa akar, batang, dan daun, serta organ generatif berupa bunga dan buah. Sistem perakarannya terdiri dari akar tunggang pada tanaman hasil biji dan akar serabut pada tanaman hasil cangkok.

Batangnya tegak, berwarna cokelat, dengan getah kuning. Daunnya tunggal, berbentuk bulat telur hingga lonjong, berwarna hijau mengilap di bagian atas dan kekuningan di bagian bawah.

Bunga manggis tumbuh di ujung ranting, berpasangan, dan memiliki empat kelopak serta empat mahkota bunga. Masa berbunga umumnya terjadi antara bulan Mei hingga Januari. Buah manggis berbentuk bulat dengan juring menyerupai bintang di bagian ujungnya.

Saat muda, buah berwarna hijau dan berubah menjadi merah keunguan ketika matang. Kulit buahnya tebal dan mengandung getah pahit, sementara daging buahnya berwarna putih bersih dengan rasa manis sedikit asam.

Rekomendasi Berita