‎Peringatan Hakordia Malinau, Perkuat ‎Budaya Antikorupsi Sejak Dini

‎KBRN, Malinau : Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kabupaten Malinau dijadikan momentum penguatan budaya integritas dan pencegahan korupsi melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

‎Inspektorat, dalam momentum peringatan Hakordia yang diperingati setiap 9 Desember, menegaskan pentingnya membangun kesadaran sejak dini untuk mencegah perilaku koruptif dalam kehidupan sehari-hari.

‎Inspektur Inspektorat Kabupaten Malinau, Dani Subroto, menyampaikan bahwa korupsi tidak selalu muncul dalam bentuk besar, tetapi berawal dari kebiasaan kecil yang dibiarkan tanpa koreksi.

‎"Kebiasaan membentuk perilaku, perilaku membentuk karakter, dan karakter pada akhirnya membentuk budaya. Kita mulai dari kebiasaan dulu, perilaku antikorupsi itu,” jelasnya, Rabu (10/12).

‎Menurut Dani, pemahaman tentang korupsi perlu terus ditanamkan dalam setiap lini kehidupan. “Kalau bahasa sederhana kan jangan mencuri, semua keyakinan melarang orang mencuri, nah sekarang kita coba mengimplementasikan itu,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas satu institusi. “Kami lebih tekankan kepada generasi muda, karena mereka ini nanti akan menggantikan kami,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Dani juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam hal-hal sederhana. Dani menilai, perubahan pola pikir harus dimulai dari lingkungan terdekat.

‎“Contoh kecil yang sering dianggap sepele, kalau ada orang memberikan sesuatu kepada kita, mungkin karena ada kepentingan tertentu, itu sama aja menghina kita, pola pikir ini yang harus kita miliki dan tanamkan,” katanya.

‎Tahun ini, Inspektorat telah menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hakordia 2025. Mulai dari edukasi integritas, ragam lomba bertema antikorupsi, serta koordinasi pengawasan internal, hingga puncaknya pada apel peringatan Hakordia pada Senin (08/12).

‎Dani berharap gerakan antikorupsi tidak berhenti hanya sebagai peringatan tahunan, melainkan menjadi komitmen bersama yang konsisten diterapkan. “Kita awali dengan diri sendiri, mulai dari yang paling sederhana,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita