Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Kota Pasuruan
- by Pemkot Pasuruan : Abdul Halim
- Editor Hanum Oktavia
- 21 Jan 2026
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar pasar murah di Kota Pasuruan, yang digelar di Kelurahan Mandaranrejo, Rabu (21/01/2026) sebagai upaya nyata mengendalikan inflasi serta menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat pada awal tahun 2026.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain menyediakan bahan pokok murah, Gubernur juga membagikan bantuan beras kepada lansia serta telur kepada ibu hamil.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim, Iwan, menjelaskan bahwa kegiatan di Kota Pasuruan ini merupakan rangkaian keenam yang diselenggarakan Pemprov Jatim dengan menyasar langsung titik-titik kelurahan.
"Ini merupakan titik yang keenam, dan semuanya kita laksanakan di kelurahan agar ada akses langsung bagi warga. Selain menyediakan bahan pokok, kami juga memaksimalkan keterlibatan UMKM dalam pelaksanaannya," kata Iwan.
Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas strategis disediakan dengan harga di bawah pasar, meliputi beras premium seharga Rp14.000 per kilogram (kg), beras medium SPHP Rp11.000/kg, Minyakita Rp13.000 per liter, dan gula pasir Rp14.000/kg.
Tersedia pula telur ayam ras seharga Rp22.000 per pak, tepung terigu Rp10.000/kg, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, serta bawang merah Rp7.000 per 250 gram. Selain itu, disediakan daging ayam ras dengan harga Rp30.000 per kg untuk kemasan besar dan Rp15.000 untuk kemasan kecil.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jatim atas konsistensi penyelenggaraan pasar murah di wilayahnya yang dinilai sangat membantu warga di tengah fluktuasi harga.
“Kita mendampingi Ibu Gubernur dalam kegiatan pasar murah ini dan kami ucapkan terima kasih. Tentunya kegiatan yang sudah dilakukan kesekian kalinya di Kota Pasuruan ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Mas Adi berharap dengan adanya kegiatan ini kebutuhan utamanya masyarakat Kota Pasuruan dapat terpenuhi dengan baik.
“Tujuannya untuk menekan inflasi dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tutupnya.
Pasar murah ini menegaskan komitmen berkelanjutan Pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat guna menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terpenuhi secara adil sepanjang tahun 2026. (Firman Maulana)