Leclerc Sebut Ferrari Kehilangan Peluang Besar di Vegas

KBRN, Kendari : Charles Leclerc merasa Ferrari melewatkan peluang emas untuk meraih hasil besar di Grand Prix Las Vegas setelah dirinya hanya berselisih tipis dari posisi tiga besar. Pembalap Monako itu memulai balapan dari P9 akibat kesulitan mengendalikan mobil dalam sesi Kualifikasi yang diguyur hujan, namun bangkit dengan performa solid ketika balapan utama berlangsung dalam kondisi kering.

Di awal lomba, Charles Leclerc tampil agresif dengan menyalip Ollie Bearman, Oscar Piastri, dan Isack Hadjar. Ia kemudian berhasil melewati Carlos Sainz Jr setelah mobil Williams keluar dari pit. Namun, momentum itu terhambat ketika Oscar Piastri melakukan undercut pada fase pit stop, membuat Charles Leclerc kehilangan posisinya. Upayanya untuk kembali menyalip pada stint kedua tak membuahkan hasil, dan ia sempat hanya berada di peringkat keenam sebelum klasifikasi akhir ditentukan.Situasi berubah setelah balapan usai. Diskualifikasi Oscar Piastri dan Lando Norris membuat Charles Leclerc naik ke posisi keempat (P4)—hanya selisih sepersepuluh detik dari Kimi Antonelli yang meraih posisi podium meski telah diganjar penalti lima detik akibat start yang tidak sah.Charles Leclerc mengungkapkan bahwa strategi tim membuatnya ragu. Ia merasa ada keputusan yang kurang tepat, terutama karena beberapa pembalap di belakangnya berhasil melakukan undercut. “Sayang sekali,” ujarnya, “kami sebenarnya punya potensi untuk mencetak sesuatu yang istimewa, karena kecepatan mobil sangat meyakinkan.”Ia menjelaskan bahwa stint kedua menjadi titik paling sulit karena terjebak di belakang Oscar Piastri, yang juga mendapat bantuan DRS dari Kimi Antonelli. Dengan mobil Ferrari yang memakai setelan downforce tinggi, peluang menyalip menjadi hampir mustahil. “Pada stint pertama saja saya harus mengambil risiko besar,” katanya. “Stint kedua benar-benar membuat saya frustrasi.”Ferrari sendiri menunjukkan performa bertenaga dalam sesi latihan bebas yang berlangsung kering, namun kembali kedodoran ketika lintasan berubah basah pada sesi Kualifikasi. Hal itu ditegaskan pula oleh Charles Leclerc, yang menyebut performa buruk di kondisi basah telah berulang kali merugikan tim sepanjang musim. Ia menilai bahwa Ferrari harus menjadikan peningkatan pace di lintasan basah sebagai prioritas utama agar tidak terus kehilangan poin berharga.“Kami terlalu sering berada dalam posisi tertekan saat lintasan basah,” ujarnya. “Itu sudah menjadi perhatian sejak lama, namun sekarang urgensinya jauh lebih besar karena kami kesulitan setiap kali hujan turun.”

Rekomendasi Berita