Ini Strategi Lumajang Dlama Mencegah dan Kendalikan Super Flu
- by Pemkab Lumajang : Ridwan Effendy
- Editor Sumarsono
- 18 Jan 2026
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Fenomena super flu menjadi perhatian pad sebagian masyarakat seiring meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan yang menyebar cepat dan menunjukkan gejala lebih berat dibandingkan flu musiman. Super flu merujuk pada varian virus influenza yang mengalami mutasi sehingga lebih mudah menular dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Lumajang, dr. Marshal Trihandono mengungkapkan bahwa langkah pencegahan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman super flu. Salah satu upaya paling efektif adalah menjaga kebersihan diri, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat, penggunaan masker di tempat umum.
"Dengan kebiasaan sederhana ini terbukti mampu mengurangi risiko penularan virus secara signifikan, utamanya virus influenza, " ungkapnya saat Talkshow Jelita di LPPL Radio Suara Lumajang, Kamis (15/01/2026).
Di sisi penanganan, masyarakat juga diminta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu berat seperti demam tinggi, sesak napas, nyeri otot ekstrem, atau kelelahan berlebihan. Menurut dr. Marshal, dengan melakukan deteksi dini sangat penting untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih parah dan mengurangi risiko penularan ke orang lain.
Dirinya juga menyarankan agar penderita super flu agar melakukan isolasi mandiri selama masa sakit. Langkah ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus, terutama di lingkungan keluarga dan tempat kerja.
"Selama isolasi, pasien dianjurkan untuk tetap terhidrasi, mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, dan memantau perkembangan gejala," ujarnya.
Disisi lain, pemerintah juga memiliki peran penting dalam penanganan super flu, antara lain melalui edukasi publik dan penguatan sistem kesehatan. Salah satunya kampanye informasi mengenai pencegahan dan gejala super flu sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.
Dengan kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah, diharapkan ancaman super flu dapat ditekan. "Disiplin dalam menerapkan langkah pencegahan serta kesiapsiagaan dalam penanganan diharapkan mampu meminimalkan dampak kesehatan dan sosial akibat fenomena super flu," harapnya. (Kominfo/Lmj-Bob).