KBRN, Entikong: Penderita asam lambung atau penyakit GERD perlu sangat memperhatikan pola makan sehari-hari. Salah satu makanan yang sebaiknya dihindari adalah mi instan. Meskipun praktis dan digemari banyak orang, mi instan memiliki kandungan yang dapat memicu naiknya asam lambung dan memperparah gejala seperti nyeri ulu hati, mual, dan sensasi terbakar di dada.
Mi instan umumnya mengandung lemak tinggi dan sulit dicerna oleh lambung. Proses pencernaan yang lambat ini dapat menyebabkan lambung memproduksi asam lebih banyak dari biasanya. Akibatnya, tekanan dalam lambung meningkat dan asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan, terutama pada penderita asam lambung yang sensitif.
Selain itu, bumbu mi instan mengandung bahan seperti cabai, lada, dan penyedap rasa buatan yang bersifat iritatif. Kandungan ini dapat mengiritasi dinding lambung dan kerongkongan, sehingga memicu peradangan. Pada penderita asam lambung, iritasi ini dapat menyebabkan keluhan semakin sering kambuh dan terasa lebih parah.
Mi instan juga rendah serat dan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Kekurangan serat dapat memperlambat kerja sistem pencernaan dan menyebabkan perut terasa penuh lebih lama. Kondisi ini dapat memperburuk refluks asam, terutama jika mi instan dikonsumsi pada malam hari atau menjelang tidur.
Oleh karena itu, penderita asam lambung sebaiknya membatasi atau menghindari konsumsi mi instan. Sebagai alternatif, pilihlah makanan yang lebih sehat seperti nasi, sayuran rebus, dan sumber protein rendah lemak. Dengan menjaga pola makan yang tepat, penderita asam lambung dapat mengurangi risiko kekambuhan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.