IHSG Dibuka Naik, Tapi Berisiko Koreksi Hari Ini

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat dalam perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). IHSG terpantau naik ke level 9.072 dibandingkan saat penutupan, Rabu kemarin, di level 9.032,58, naik 0,94 persen.

Dalam penutupan perdagangan Rabu, terjadi aliran masuk.modal asing, ditandai net buy (beli bersih) asing sebesar Rp1,09 triliun. "Di pasar saham, aliran dana asing masih menjadi penopang utama kinerja indeks," kata Analis Padat Modal dari Miras Asset Sekuritas, Andreas Saragih.

Baca Juga:

IHSG Ditutup di Level 9.032, Cerminan Kepercayaan Investor

Baca Juga:

IHSG Menguat 0,52 Persen di Awal Perdagangan

Saham-saham yang paling banyak dibeli asing antara lain ARCI, INCO, dan ANTM. Saham ARCI dan ANTM melonjak signifikan masing-masing naik dan 11,1 persen dan 5,4 persen ditopang kepercayaan investor atas pergerakan harga emas kedepan.

"Kami memperkirakan IHSG pada hari ini akan bergerak cukup volatil dan ditutup melemah. Perkembangan ini mengakhiri kinerja positif IHSG pada dua hari terakhir," ucap Andreas.

Perkiraan IHSG akan terkoreksi hari ini juga disampaikan Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman. "IHSG berpotensi terkoreksi hari ini dengan level support di rentang 8.950-9.000 dan level resistansi antara 9.050-9.070," ujarnya.

Fanny juga menyebutkan, bursa saham utama di AS melemah pada Rabu kemarin, tertekan melemahnya saham-saham teknologi. Indeks S&P 500 turun 0,53 persen, Dow Jones melemah 0,09 persen dan Nasdaq Composite anjlok 1 persen.

Di kawasan Asia, bursa saham ditutup beragam. Namun pasar saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi di tengah sentimen politik pemilu.

Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,48 persen, didorong oleh ekspektasi pengumuman dari Perdana Menteri Sanae Takaichi. Takaichi akan mengumumkan pemilihan umum cepat yang diperkirakan berlangsung pada bulan Februari.

"Jika rencana tersebut terealisasi, pemilu ini menjadi ajang pertama bagi Takaichi menghadapi langsung pemilih Jepang sejak menjabat," ucap Fanny. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,65 persen dan indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,14 persen.





Rekomendasi Berita