FKG UNP Hadir, 4 Kab/Kota Tandatangani PKS
- by Jhoni Marbeta
- Editor Irsyad
- 19 Jan 2026
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat pengembangan pendidikan kesehatan dengan mempersiapkan pembukaan Program Studi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).
Dalam rangka itu, UNP menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) serta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Utama dan jejaring Program Studi Kedokteran Gigi di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.


Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Lantai 2 Fakultas Kedokteran UNP berada di Jalan Perwira Belakang Balok, Kota Bukittinggi, dan melibatkan rumah sakit jejaring yang berada di Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Padang Pariaman beelangsung Senin 19 Januari 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNP Krismadinata,MT.Ph.D, Dekan Fakultas Kedokteran UNP dr. Rika Susanti,Sp.FM(K), Wali Kota Payakumbuh DR. dr. Zulmaeta,Sp.OG-KFM, Kabid SDM Dinas Kesehatan Sumbar Syaiful Jamal,SKM.M.Si, serta jajaran pimpinan rumah sakit, organisasi profesi, dan kepala Puskesmas.
/ze3cckkj12gi8xm.jpeg)
Turut hadir Ketua PDGI Sumbar DR. drg. Citra Lestari,M.Sc.Sp.Perio, Ketua PDGI Kota Bukittinggi drg. Melinda Irianti Putri,MKM, Direktur RSUD Adnaan WD Payakumbuh dr. Elfitrimelly,Sp.A.M.Biomed, Direktur RSUD Lubuk Basung dr. M. Riko Krisman,Sp.An, Direktur RSUD Kota Bukittinggi dr. Muryati Dhatri,M.Kes, Direktur RSUD Prof. M. Yamin dr. Herlina Nasution,M.Kes, serta Direktur RSUD Padang Pariaman dr. Syafrinawati, MARS.
Juga Dalam sambutannya, Rektor UNP Krismadinata,Ph.D menyampaikan bahwa pengembangan pendidikan kedokteran harus dilakukan secara kolaboratif dan tidak bisa berjalan sendiri.
Menurutnya, UNP menjunjung filosofi
“Alam Takambang Jadi Guru”, yang bermakna bahwa semua pihak adalah mitra pembelajaran dan sinergi merupakan kunci kemajuan bersama.“Ini adalah langkah luar biasa untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kita membangun komitmen bersama dan bersinergi agar semua pihak bisa maju,” ujar Rektor.


Sementara itu, Dekan FKG UGM Prof. drg. Suryono,SH,MM,Ph.D mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom sekaligus menyampaikan sosialisasi pendirian serta pengembangan Kurikulum Profesi Dokter Gigi pada Fakultas Kedokteran UNP.
/n9vgnhflzgw5uu5.jpeg)
Kita sebagai penyelenggara pendidikan membantu masyarakat tampa meninggalkan idelisme dan apa menjadi persoalan SDM Kedokteran Gigi selama ini oleh Kemenkes RI bisa disikapi.
Keberadaan FKG tidak ada sebagai kompetitor namun harus bisa berkolaborasi.
bahwa pendirian FKG UNP bukan untuk menjadi kompetitor, melainkan mitra kolaboratif dalam menjawab persoalan sumber daya manusia kedokteran gigi di Indonesia.
Senada dengan itu, Wali Kota Payakumbuh DR. dr. Zulmaeta,Sp.OG-KFM mengapresiasi langkah UNP dalam mengembangkan pendidikan kedokteran.
Ia menilai keberadaan rumah sakit jejaring di daerah sangat krusial dalam mendukung pendidikan klinik mahasiswa.
“Pengembangan pendidikan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas. Kampus harus menjadi pusat riset dan dosen harus mampu melampaui mahasiswanya,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Sumatera Barat membutuhkan sekitar 213 dokter gigi, sementara ketersediaan saat ini baru mencapai 0,13 persen, sehingga kehadiran FKG UNP menjadi sangat strategis.
Selain penandatanganan PKS, rangkaian kegiatan juga diisi dengan kuliah umum oleh Wali Kota Payakumbuh kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UNP yang mengambil mata kuliah Obstetri dan Ginekologi.
Saat ini, UNP memiliki 10 fakultas dan 2 sekolah vokasi dengan jumlah mahasiswa sekitar 54 ribu orang yang tersebar di 154 program studi, termasuk di Fakultas Kedokteran juga memiliki 10 Kampus tersebar di Sumbar di luar Kampus Utama UNP di Padang
Selain Program Studi Kedokteran Umum dan Kedokteran Hewan, UNP juga merencanakan pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi dan Keperawatan pada tahun 2026. (JM/RRI BKT)