Cara Mengemudi Hemat BBM dengan Gaya Berkendara Tepat
- by Sulfahmi Yunus
- Editor Paulina Kimkonop
- 27 Des 2025
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus berfluktuasi mendorong pengemudi untuk lebih bijak dalam berkendara. Salah satu cara paling efektif untuk menghemat BBM bukan hanya melalui perawatan kendaraan, tetapi juga dengan menerapkan gaya mengemudi yang tepat. Berbagai sumber otomotif menyebutkan bahwa kebiasaan berkendara berpengaruh besar terhadap konsumsi bahan bakar, bahkan bisa mencapai penghematan hingga 20 persen.
Pertama, mengemudi dengan kecepatan stabil merupakan kunci utama penghematan BBM. Akselerasi mendadak dan pengereman yang terlalu sering membuat mesin bekerja lebih keras dan boros bahan bakar. Idealnya, pengemudi menjaga kecepatan konstan dan menyesuaikannya dengan kondisi lalu lintas. Penggunaan pedal gas secara halus membantu pembakaran bahan bakar lebih efisien dan menjaga performa mesin tetap optimal.
Kedua, perhatikan putaran mesin (RPM). Mengemudi pada RPM terlalu tinggi akan meningkatkan konsumsi BBM. Oleh karena itu, pengemudi disarankan untuk melakukan perpindahan gigi pada waktu yang tepat, khususnya pada kendaraan transmisi manual. Umumnya, perpindahan gigi yang ideal dilakukan pada RPM menengah, sehingga mesin tidak bekerja terlalu berat namun tetap bertenaga.
Ketiga, manfaatkan momentum kendaraan. Saat melaju di jalan menurun atau mendekati lampu merah, lepaskan pedal gas lebih awal dan biarkan kendaraan melaju dengan sendirinya. Teknik ini tidak hanya menghemat BBM, tetapi juga mengurangi keausan pada sistem pengereman. Banyak ahli otomotif menyarankan pengemudi untuk membaca kondisi jalan di depan agar dapat mengatur kecepatan dengan lebih efisien.
Selain itu, hindari membawa beban berlebih. Semakin berat kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin untuk bergerak, sehingga konsumsi BBM meningkat. Barang-barang yang tidak diperlukan sebaiknya dikeluarkan dari kendaraan. Penggunaan aksesori tambahan di luar kendaraan, seperti roof box, juga dapat meningkatkan hambatan angin dan membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.
Penggunaan AC juga perlu diperhatikan. Menyalakan AC secara berlebihan, terutama pada kecepatan rendah atau saat berhenti lama, dapat meningkatkan konsumsi BBM. Sebaiknya gunakan AC secara bijak dan matikan jika tidak diperlukan. Pada kecepatan tinggi, membuka jendela justru dapat menambah hambatan angin, sehingga penggunaan AC dalam kondisi tertentu tetap lebih efisien.
Terakhir, disiplin dalam perawatan kendaraan mendukung gaya berkendara hemat BBM. Tekanan ban yang sesuai, filter udara yang bersih, serta oli mesin yang tepat membantu kendaraan bekerja lebih efisien. Dengan memadukan perawatan rutin dan gaya mengemudi yang tepat, pengemudi tidak hanya menghemat BBM, tetapi juga berkontribusi pada keselamatan berkendara dan pengurangan emisi gas buang.