Kepahiang Siap Kembangkan Energi Panas Bumi
- by Pemkab Kepahiang : Julian
- Editor Roki Eka Putra
- 18 Jan 2026
- Bengkulu
Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP bersama Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si mengikuti kegiatan hiking wisata sekaligus eksplorasi potensi panas bumi (geothermal) di Wilayah Kerja Kepahiang, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang.
Hiking eksploratif ini digelar dalam rangka menggali potensi geothermal sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Kepahiang. Kegiatan tersebut dipandu oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Air Sempiang, yang juga bertujuan mempromosikan potensi wisata alam daerah setempat.
Direktur Utama PT Cakrawala Kepahiang Geothermal, Ontowiryo Alamsyah, menyampaikan bahwa potensi panas bumi di Kabupaten Kepahiang diperkirakan mencapai
2 x 55 Megawatt. Potensi tersebut dinilai sangat menjanjikan untuk mendukung ketahanan energi daerah berbasis energi terbarukan.“Pengerjaan proyek ini direncanakan mulai tahun 2026 dan ditargetkan selesai pada 2030. Dengan kapasitas sekitar 2 x 55 Megawatt, Kabupaten Kepahiang berpeluang besar menjadi daerah yang mandiri secara energi listrik berbasis energi bersih dan berkelanjutan,” ujar Ontowiryo.
Sementara itu, perwakilan PT Cakrawala Kepahiang Geothermal, Tony Widiatmo, menegaskan bahwa PLTPB memiliki keunggulan dari sisi efisiensi lahan dan dampak lingkungan. Menurutnya, pembangkit panas bumi tidak memerlukan area luas seperti pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sehingga lebih ramah terhadap tata ruang wilayah.
“Dari aspek lingkungan, penggunaan lahannya relatif kecil. Selain itu, uap panas yang dihasilkan masih dapat dimanfaatkan kembali, misalnya sebagai media pengering hasil pertanian seperti kopi dan padi, sehingga memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian masyarakat,” jelas Tony.
Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata menyambut baik rencana pengembangan PLTPB oleh PT PLN (Persero) bersama PT Cakrawala Kepahiang Geothermal. Ia menilai kehadiran pembangkit listrik berbasis panas bumi ini tidak hanya memperkuat pasokan energi listrik daerah, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pengembangan PLTPB ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kepahiang, khususnya melalui pelibatan tenaga kerja lokal serta tumbuhnya ekonomi turunan di sekitar wilayah proyek,” kata Bupati.
Kegiatan hiking dan eksplorasi geothermal tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kepahiang Gregory Dayfeiandro, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Agung Lewis Oktorada, Wakil Ketua I DPRD Bambang Asnadi, Wakil Ketua II DPRD Anshori M, Anggota DPRD Franco Escobar, Ketua Pengadilan Agama, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang.